Jumat, 17 September 2010

Pengantar Ilmu Kealaman Dasar dan Alam Pikiran Manusia serta Perkembangannya

PENGANTAR ILMU KEALAMAN DASAR (IKD)

Mata kuliah di perguruan tinggi dikelompokkan atas Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK), Mata Kuliah Keahlian (MKK) dan Mata Kuliah Pilihan (MKP), didasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 056/U/94. Mata kuliah Alamiah Dasar (IAD) termasuk MKDU. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa menetapkan bahwa:

1. Kurikulum inti merupakan bahan kajian dan pelajaran yang harus dicakup dalam satu program studi.
2. Kurikulum inti terdiri atas kelompok Mata Kuliah MPK, MKB, MKK, MPB, MBB

Penjabaran dari kelompok matakuliah tersebut sebagai berikut:

a. Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
b. Mata Kuliah Keilmuan (MKK) adalah kajian dan pelajaran yang bertujuan untuk memberikan landasan penguasaan ilmu dan keterampilan tertentu.
c. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) kajian dan pelajaran untuk menghasilkan tenaga ahli dengan kekaryaan berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai.
d. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) untuk membentuk sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan keilmuan dan keterampilan yang dikuasai
e. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) untuk dapat memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan dalam berkarya.

Pada saat ini penyusunan kurikulum maka para pakar Program Studi dari fakultas-fakultas sejenis, bersama masyarakat profesi dan masyarakat pengguna, tidak diragukan lagi kemampuannya secara relevan, bermakna dan rasional, merancang substansi kajian MKK, MKB dan MPB dalam bangunan kurikulum Inti Program Studi berbasis Kompetensi.

A. Hakikat dan Ruang Lingkup IAD

Hakekatnya IAD bukanlah merupakan satu disiplin ilmu, melainkan suatu pengetahuan tentang konsep-konsep dasar yang ada dalam Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi. Perkuliahan IAD ditujukan untuk membantu para mahasiswa agar memiliki pandangan yang lebih luas dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam.

Perkuliahan IAD dimaksudkan untuk mengembangkan dan memperluas wawasan pengetahuan mahasiswa serta mencoba untuk membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan personalnya. Sasaran perkuliahan IAD adalah agar mahasiswa yang mengikuti mata kuliah IAD dapat memperoleh dan memahami pengetahuan yang ada dan termasuk dalam bidang IPA dan Teknologi, serta dapat menanggapi dan menghargai pengetahuan tersebut. Penyusunan materi perkuliahan IAD perlu mempertimbangkan:
a. Matakuliah IAD tidak dimaksudkan untuk member pengetahuan yang mendalam, melainkan memberikan suatu pandangan mengenai perkembangan IPA dan Teknologi.
b. Pemilihan dan penyusunan materi perlu dilakukan secara sistematis dan berurut mulai dari perkembangan alam pikiran manusia yang berhasil melagirkan IPA ke perkembangan teknologi.
c. Isi matakuliah IAD merupakan suatu ramuan materi perkuliahan membuat para mahasiswa menyadari bahwa IPA dan Teknologi ternyata merupakan pengetahuan yang memperkaya cakrawala wawasannya.

Ruang lingkup matakuliah IAD
1. Pengantar IAD
- Hakikat dan ruang lingkup IAD
- IAD sebagai bagian dari MBB
2. Alam pikiran manusia dan perkembangannya
- Hakikat manusia dan sifat keingintahuannya
- Perkembangan fisik, sifat dan pikiran manusia
- Sejarah pengetahuan manusia
3. Perkembangan dan pengembangan ilmu pengetahuan alam
- Metode ilmiah sebagai dasar IPA
- Perkembangan IPA
- Ruang lingkup IPA dan pengembangannya


B. IAD Sebagai Bagian Dari Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

Ruang lingkup IAD dan pengelompokkan matakuliah maka matakuliah IAD dapat dimasukkan dalam kelompok MBB, bersama matakuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (IBSD). Komponen MBB yang wajib di asuh:
a. Keanekaragaman, kesederajatan dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk social di dalam kehidupan bermasyarakat
b. Tanggungjawab manusia terhadap sumber daya alam dan lingkungannya dalam berkehidupan bermasyarakat.

Kelengkapan struktur kurikulum inti tersebut yaitu:
a. Kemampuan akademik merupakan kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah menguasai peralatan analisis, berpikir logis, kritis, sistematis, tidak emosional.
b. Kemampuan professional merupakan kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli bersangkutan.
c. Kemampuan personal merupakan kepribadian. Dengan kemampuan tersebut, para ahli diharapkan memiliki pengetahuan, sehingga mampu menunjukkan sikap, tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian bangsa.



Alam Pikiran Manusia dan Perkembangannya

A.Hakikat manusia dan sifat keingintahuannya

Manusia dengan kemampuan berfikir dan bernalar dan dengan akal sehatnya memungkinkan untuk selalu berbuat yang baik dan bijaksana untuk dirinya serta lingkungannya.

• Kelebihan manusia dari penghuni bumi lainnya

Manusia mempunyai kelebihan dari makhluk bumi lainnya,karena benda mati tidak mempunyai perilaku tunduk pada hukum alam sedangkan manusia mempunyai perilaku bervariasi yaitu dari perilaku sangat sederhana hingga perilaku sempurna.Namun secara umum makhluk hidup mempunyai prinsip yang sama antara lain daya gerak,naluri mempertahankan diri dan sebagainya.


• Rasa ingin tahu dan terbentuknya ilmu pengetahuan alam

Binatang mempunyai insting untuk kelansungan hidupnya ,memperoleh makanan,serta hal-hal lainnya.Aktivitas tersebut tidak berubah dari waktu ke waktu dan dinyatakan sebagai rasa keingintahuan yang tidak berkembang atau biasa disebut idle curiousty.Sedangkan manusia menggunakan kemampuan otaknya untuk melakukan penalaran,pemikiran logis,dan analis .Oleh Karena itu,manusia memiliki rasa igin tahu yang selalu berkembang yang biasa disebut dengan curiousity.

Secara sederhana perkembangan rasa ingin tahu ini dimulai dengan pertanyaan what “apa” tentang sesuatu kemudian dilanjutkan dengan how kemudian why.Pengetahuan yang diperoleh dari alam semesta ini selanjutnya merupakan dasar dai perkembangan ilmu pengetahuan alam.Semua pengetahuan dapat diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.Ilmu ini terus berkembang sejalan dengan sifat manusia yang selalu ingin tahu,terutama tentang benda yang ada disekelilingnya,alam jagad raya,bahkan dirinya sendiri.Hal tersebut mendorong manusia untuk memahami serta menjelaskan gejala-gejala yang terjadi dan dorongan rasa ingin tahu manusia tersebut membuat mereka mencari jalan keluar dari setiap apa yang terjadi.Pengetahuan tentang satu masalah mendatangkan pertanyaan (masalah) ;ain yang ingin dijawab.

• Sifat keingintahuan manusia

Manusia dengan rasa keingintahuannya yang besar selalu berusaha mencari jawaban atas fenomena yang terjadi.Seringkali mereka menerka-nerka sendiri jawabannya.Terkadang jawaban itu tidak logis namun mudah diterima oleh masyarakat awam.Misalnya kenapa ada pelangi mereka membuat jawaban, pelangi adalah selendang bidadari atau kenapa gunung meletus jawabannya karena yang berkuasa marah. Dari hal ini timbulnya pengetahuan tentang bidadari dan sesuatu yang berkuasa. Pengetahuan baru itu muncul dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan yang disebut mitos. Cerita-cerita mitos disebut legenda. Mitos dapat diterima karena keterbatasan penginderaan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus dipenuhi. Sehubungan dengan dengan kemajuan zaman, maka lahirlah ilmu pengetahuan dan metode ilmiah.

Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yati kira-kira 700-600 SM. Orang Babilonia berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruangan setengah bola dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit dan bintang-bintang sebagai atapnya. Namun yang menakjubkan mereka telah mengenal bidang ekleptika sebagai bidang edar matahari dan menetapkan perhitungan satu tahun yaitu satu kali matahari beredar ketempat semula, yaitu 365,25 hari. Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan atau mitos pengetahuan semacam ini disebut Pseudo science (sains palsu).
Tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang memberikan sumbangan perubahan pemikiran pada waktu itu seperti Anaximander,herakleitos ,phytagoras,aristoteles serta beberapa tokoh lainnya. Pada abab 9-11 ilmu pengetahuan dan filasafat Yunani banyak yang diterjemahkan dan dikembangkan dalam bahasa Arab. Kebudayaan Arab berkembang menjadi kebudayaan Internasional.

Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh pengetahuan,baik melalui pendekatan non-ilmiah (sains semu) ataupun ilmiah.Cara memperoleh pengetahuan dengan pendekatan sains semu dilakukan dengan mengandalkan perasaan,keyakinan tanpa diikuti proses pemikiran yang cermat.Pengetahuan yang diperoleh bisa benar bisa salah seperti pada cara prasangka atau intuisi,serta tidak efisien karena harus mencoba tanpa dasar dan kalaupun benar seringkali hanya kebetulan saja.


B.Perkembangan fisik ,sifat dan pikiran manusia

Fisik manusia berubah mulai sejak berupa sel sederhana yang selanjutnya secara bertahap menjadi manusia yang sempurna. Sel sederhana berasal dari sel kromosom sperma yang identik dengan kromosom sel telur, pada prosesnya akan terjadi kromosom yang tidak homolog yang akan menjadi laki-laki.

Lima minggu setelah terjadi konsepsi, bakal jantung mulai berdenyut yang selanjutnya akan membagi menjadi serambi kiri dan kanan pada minggu ke-9. Sedangkan pada minggu ke-13, janin sudah mulai berbentuk yang ditandai dengan berfungsinya berbagai organ, yang selanjutnya pada usia 18 minggu mulai terasa gerakan dari janin.

Pada usia 32 minggu, janin mulai mempersiapkan diri untuk dilahirkan dengan kepala di bawah makin mendekati lubang kelahiran. Pada saat ini gerakan semakin berkurang. Perkembangan tercepat terjadi pada saat setelah kelahiran sampai remaja.

Perubahan fisik yang sangat nyata, terjadi pada saat pubertas, yang ditandai di antaranya dengan tanda kedewasaan berupa tumbuhnya rambut pada daerah-daerah tertentu dan fungsi organ-organ reproduksi (organ genitalia).

Perkembangan pengetahuan pada manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan pengetahuan semasa anak-anak, berupa bimbingan yang baik oleh orang tua dan lingkungan yang terus akan terbawa sampai dewasa.

Sampai usia 2 tahun, perkembangan kecerdasan sangat cepat, dari belajar, makan, berbicara dan berjalan. Pada usia 2 – 7 tahun rasa ingin tahu akan makin besar. Masa remaja merupakan masa pertentangan dengan dirinya maupun dengan orang dewasa, karena selalu berusaha untuk memposisikan diri sebagai orang dewasa walaupun secara emosional belum memadai. Selanjutnya, setelah usia 30 tahun, mulai dapat mengendalikan diri dan mampu menempatkan diri sebagai individu yang bertanggung jawab


C.Sejarah pengetahuan yang diperoleh manusia

 Zaman purba
Alat dari batu ,masa bercocok tanam ,dan bertenak.merupakan pengalaman dan kmampuan untuk mmengamati alam sekitar .pengetahuan yg diperoleh sampai zaman babilonia.

 Zaman yunani (600-200 SM )
Beberapa pakar yg berpengaruh antara lain :
a.Thales (624-548) menyatakan bahwa bintang mengeluarkan sinar,bulan mementulkan cahaya matahari
b.Phytagoras(580-500) menyatakan bahwa bumi ini bulat yang terdiri atas 4 unsur utama (air,api,udara,tanah)
c.Socrates(470-399) dianggap sebagai tonggak ilmu pengetahuan yunani penganut faham logika dan sebagai pemula penyelidikan kehidupan manusia.
d.Aristotelles (384-322) menyatakan bahwa silogisme satu pikiran yg terdiri dari 3premis

 Zaman Pertengahan
Dikembangkan metode eksperimmen menyangkut bidang kedokteran ,farmasi ,astroniomi,kimia dan biolgi.Penulisan bilangan arab dan desilmalmemuncilkan ilmu aljbar.

 Zaman Modern
Banyk penemuan yg menghubah pola pikir yang dibantu dengan alat yg lebih baik.perubah yang radikal,geosentrisme ke heliosentrisme.Oleh coppernicus (1447-1543) dan didukunhg olleh gallieleo.Ini dianggap sebagi titik awal ilmu pengetahuan modern dan membuka cara berpikir yg lebih maju.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

save our earth friends,,,,
bumi kita ini udah terlalu menderita,,,
jangan ditambah lagi penderitaannya...